Kuliner di Phnom Penh

Di bandingkan dengan beberapa negara Asia Tenggara lainnya, mungkin Cambodialah yang kurang populer dengan wisata kulinernya. Tidak ada makanan andalan khusus seperti Singapore (Chicken Rice), Malaysia (Laksa) atau Thailand dengan Tom Yam kum-nya. Menu sepesialis penduduk lokal malah lebih ekstrem seperti goreng belalang, kalajengking dan maaf beberapa jenis serangga lainnya.

IMG_0423Mengapa makanan sejenis serangga begitu banyak di gemari dan dapat di jumpai di pasar tradisional. Jawabannya mudah saja, karena sejarah panjang bangsa Cambodia yang terlibat perang saudara membuat mereka tidak bisa bekerja menanam di ladang atau mencari pekerjaan selama masa perang. Akhirnya dahulu pada masa itu untuk bertahan hidup mereka terpaksa memakan serangga. Tak perlu heran hingga sekarang makanan tersebut malah menjadi makanan eksotik yang boleh Anda coba kalau mau.

Walau begitu tetap saja sebagai sesama negara Asean tentu saja ada beberapa kesamaan dalam hal jenis menu makanan. Ada nasi goreng yang di sana dikenal dengan nasi goreng merah dengan label di daftar menu sebagai nasi goreng khmer. Masakannya biasa saja seperti nasi goreng di Indonesia dengan rasa yang standar.

Ada juga makanan khas yang sedikit mewah yaitu roti yang di makan dengan acar mentimun dan irisan potongan daging *hati-hati jika memilih menu daging, daging yang dipilih biasanya daging babi atau anjing/ untuk isi daging sapi Anda harus pastikan dulu*. Roti sebenarnya bukan makanan khas Cambodia tapi budaya makan roti muncul karena Cambodia pernah di jajah Perancis.

Seperti Indonesia, Cambodia juga negara tropis yang kaya dengan buah-buahan dan sayuran. Jadi bisa di temukan juga makanan seperti capcay dan buah-buahan segar yang di padukan dengan nasi seperti nasi dengan nanas yang di gabung dengan cah daging, atau cap cay yang berisi sayuran lengkap dengan udang atau daging.

Mie pun cukup populer sebagai makanan yang umum di jual di rumah makan setempat. Umumnya ada 2 jenis mie yaitu mie kuning yang biasa kita makan di Indonesia serta mie putih sejenis bihun. Kombinasi masakannya biasanya dengan sayur atau daging dalam bentuk soup.

Lokasi tempat makan yang paling umum adalah di boulevard yaitu jalan yang berada persis di sisi sungai mekong, disana akan banyak ditemukan rumah makan atau resto yang isinya para turis bule. Khusus untuk masakan di Indonesia di sana ada rumah makan dari Indonesia namanya Bali Cafe.

Pada perjalanan saya ke Phnon Penh sempat kaget juga melihat ada rumah makan Indonesia, namanya Bali Cafe. Lokasinya persis didepan Sungai Me Kong, Pak Firdaus nama pengelolanya. Sebelum membuka usaha guest house serta restoran, Pak Firdaus sempat menjadi koki di kedutaan Indonesia di Phnom Penh. Jadi dapat dimengerti saat ini ia membuka usaha jasa restoran yang di kelola sendiri. Sayang malam itu saya tidak sempat makan di Cafenya karena kebetulan berencana makan di tempat lain.

Yang pasti jika mau mencoba makanan seperti goreng belalang, kalajengking hingga kepik boleh juga tuh pastinya kriuuk…

5 Tanggapan to “Kuliner di Phnom Penh”

  1. gambarnya kurang ok ini …terlalu kecil jadi gak bs bayangin😛

  2. Thanks for the info. Cukup informatif.

    Btw, aku rencana mo ke Vietman (Ho Chi Minh) dan kata orang kedutaan sebagai orang Indonesia gak perlu urus visa kalo cuman tinggal beberapa hari less than 1 week tapi musti nunjukin returns tiket.
    Masalahnya aku mau lewat darat (bus/boat) dari Ho Chi Minh – Phon Phen dan baru akan beli tiket-nya di HCM.
    Ada info ga dimana aku bisa beli tiket (bus/boat) secara online ?
    Atau tiket ku yang dari Seam Reap – KL – Jakarta udah cukup mewakili ?

    makasih.

  3. wuih..boljug tuh dicoba. btw klo kulinernya standar cost-nya brp ya?

  4. inda suhendra Says:

    Saya sudah pegang tiket CGK-SGN dan SGN-CGK (round trip Jakarta-Ho Chi Minh dan Ho Chi Minh-Jakarta) akhir July- awal Ausgust nanti. Dari Ho Chi Minh City rencananya saya akan melalui jalan darat ke Phnom Penh via Moc Bai border (Katanya sekitar 7 jam perjalanan, ongkos sekitar 12 USD dan visa on arrival masuk Cambdia 25 USD). Terus rencananya dari Phnom Penh juga ke Siem Reap. Evi kalau udah ke sana bagi-bagi informasinya ya. Thanks.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: