“The Killing Fields”

“The Killing Fields”

Apa yang anda ketahui begitu anda mendengar kata “Ladang pembantaian” ? mungkin kening anda sedikit berkerut, jika kata itu saya ubah menjadi “The Killing Fields” saya yakin kening anda akan semakin berkerut teringat judul Film yang di bintangi Dr. Haing S, Ngor. Film yang memenangkan Oscar bagi dia sendiri untuk kategori peran pembantu. Film ini bercerita tentang pembantaian manusia pada waktu rezim Jend. Lon Nol saat berkuasa di negara Cambodia.IMG_0301

Pembantaiannya sendiri dilakukan oleh Polpot salah seorang komandan tentara Khmer Merah, beserta anak buahnya serta kejadiannya sendiri dilakukan secara sistematis dalam kurun waktu antara tahun 1975-1979 dengan dugaan korban yang tewas terbunuh atau hilang mencapai kira-kira 2 juta orang.

Jika Anda tertarik dengan sejarah dan kehidupan (human life) mungkin bisa mengunjungi tempat ini. Hanya saja perlu perasaan dan hati yang kuat, karena di tempat ini “The Killing Fields” Anda akan menemukan sebuah tempat tragedi kemanusian yang paling biadab di muka bumi ini.

Pembantaian ini di nyatakan sebagai kejadian paling memilukan di dunia ini selain pembantaian umat muslim oleh militer Serbia di Bosnia, pembantaian terhadap suku Tutsi di Rwanda oleh kaum oposisi, juga pembantaian bangsa Yahudi oleh Hitler di kamp konsentrasi di Buchenwald – Austria.

Lokasinya agak ke pinggir kota, sekitar 30 menit dengan menyewa minivan (15 USD) untuk 4-6 orang atau sewa Tuktuk (5 USD). Disana lokasi yang dulu di jadikan pembantaian kini menjadi sebuah museum bukti kekejaman Polpot.

Kalau tidak suka dengan tengkorak dan suasana mengerikan di Phnom Penh Anda bisa pergi ke Royal Palace. Sebuah istana yang mirip dengan Grand Palace-nya Bangkok tapi tentu saja tidak sebesar dan semegah Grand Palace.

IMG_2130Selain itu kongkow di sungai Mekong bisa di lakukan pada sore hari, banyak aktifitas yang bisa di foto di sana. Selain wisata sungai legendaris Mekong, di sepanjang pinggir sungai atau di Monivong Boulevard banyak resto dan cafe buat sekedar kongkow dan leyeh2.

Beberapa tempat menarik lainnya sbb :

1. Monumen Kemerdekaan
2. Museum Nasional
3. Wat Phnom
4. Central Market

Khusus buat Central Market kayanya wajib deh buat belanja blenji, harga pakaian dan barang-barang lainnya sangat murah sekali. Sebagai contoh t-shirt sekelas C-59 atau Dagadu yang di Indonesia berharga 60-75 ribu disana di bandrol dengan harga 1 USD mana kalau beli 10 dapat bonus 1 kaos ;p

4 Tanggapan to ““The Killing Fields””

  1. Terima kasih atas informasinya. Sangat bermanfaat buatku. Kebetulan akan ke sana untuk beberapa lama!

  2. mau nanya itu sewa tuktuk 5 usd ke killing field itu perorang ato 1 tuktuk y.. 1 tuktuk bisa diis berapa orang? thanks

  3. Satu minggu yang lalu saya baru saja ke Phnom penh dan Siem reap. Di phnom penh saya menyewa tuk-tuk ke S21-killing field-airport-bus station sorya dengan tarif 11 usd/tuk-tuk. Kebetulan saya berdua saja dengan teman saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: